Dosis pupuk dolomit untuk sawit umur 10 tahun. Kebun kelapa sawit yang sudah memasuki usia 10 tahun berada dalam masa produktivitas puncak.
Namun, tidak sedikit petani yang mengeluhkan hasil panen tiba-tiba merosot, daun menguning, atau buah banyak yang gugur sebelum matang. Masalah ini sering kali dipicu oleh tingkat keasaman tanah yang tinggi dan kekurangan unsur hara magnesium serta kalsium di dalam tanah.
Jika kondisi tanah yang masam ini dibiarkan tanpa penanganan tepat, penyerapan pupuk kimia seperti Urea, NPK, atau TSP tidak akan berjalan optimal.
Hasilnya, biaya pemupukan membengkak, tetapi produksi Tandan Buah Segar (TBS) justru stagnan atau turun drastis. Lahan kebun Anda pun berisiko mengalami degradasi nutrisi dalam jangka panjang.
Solusi paling efektif dan terjangkau untuk mengatasi masalah keasaman tanah serta mencukupi nutrisi pendukung adalah aplikasi dolomit.
Mengetahui dosis pupuk dolomit untuk sawit umur 10 tahun secara akurat menjadi kunci utama dalam menjaga pH tanah tetap netral sekaligus memaksimalkan penyerapan hara oleh akar tanaman.
Baca juga: Simak Cara Menggunakan Kapur Dolomit Supaya Hasil Maksimal
Manfaat Pupuk Dolomit untuk Sawit
Pemberian pupuk dolomit punya peran yang sangat krusial untuk menjaga kesehatan kebun kelapa sawit. Fungsi utamanya adalah menetralkan keasaman (pH) tanah yang terlalu tinggi sekaligus menyuplai dua unsur hara esensial, yaitu kalsium (Ca) dan magnesium (Mg).
Berikut beberapa manfaat pupuk dolomit untuk sawit guna memaksimalkan pertumbuhan dan hasil panen:
- Menetralkan pH Tanah: Lahan kelapa sawit seringkali memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Dolomit bekerja menaikkan pH tanah ke tingkat optimal agar akar tanaman bisa menyerap nutrisi dengan lebih efektif.
- Menyuplai Nutrisi Kalsium dan Magnesium: Kandungan kalsium berperan dalam memperkuat struktur dan dinding sel tanaman, sedangkan magnesium menjadi unsur inti pembentuk klorofil yang sangat dibutuhkan untuk proses fotosintesis.
- Mengikat dan Menetralkan Zat Beracun: Dolomit mampu mengikat racun logam di dalam tanah, seperti aluminium (Al) dan mangan (Mn), sehingga tidak merusak sistem perakaran sawit.
- Memperbaiki Sifat Fisik dan Biologi Tanah: Aplikasi dolomit membuat tekstur tanah menjadi lebih gembur, melancarkan sirkulasi udara di dalam tanah, serta mendukung aktivitas mikroorganisme baik.
- Meningkatkan Produksi Tandan Buah Segar (TBS): Ketika kondisi tanah sehat dan penyerapan hara berjalan optimal, stamina tanaman akan terjaga sehingga bobot serta kualitas buah sawit meningkat secara signifikan.
Dosis Pupuk Dolomit untuk Sawit Umur 10 Tahun
Penetapan dosis kapur dolomit dipengaruhi oleh tingkat keasaman tanah awal dan jenis tanah tempat kebun berada.
Tanaman sawit yang berumur 10 tahun tergolong dalam kelompok Tanaman Menghasilkan (TM) tahap lanjut, sehingga kebutuhan dolomitnya relatif lebih tinggi dibandingkan tanaman muda.
Standar dosis pupuk dolomit untuk sawit umur 10 tahun secara umum berkisar antara 2,5 kg hingga 5 kg per pohon per tahun. Untuk tanah mineral biasa dengan pH mendekati normal, dosis 3 kg per pokok sudah memadai.
Namun, pada tanah gambut atau tanah podsolik merah kuning (PMK) dengan keasaman tinggi, dosis dapat ditingkatkan hingga 4-5 kg per pokok per tahun.
1. Tabel Panduan Dosis dan Jadwal Aplikasi Dolomit (Kategori Tanaman Menghasilkan (TM))

| Kondisi Lahan / Jenis Tanah | Nilai pH Tanah | Dosis per Pokok / Tahun | Frekuensi Aplikasi | Lokasi Penaburan |
| Tanah Mineral (Biasa) | 5,5 – 6,0 | 2,5 kg | 1-2 kali per tahun | Piringan luar hingga ketiak pelepah |
| Tanah PMK (Liat Masam) | 4,5 – 5,0 | 4,0 kg | 2 kali per tahun | Piringan / parit cacing |
| Tanah Gambut / Organik | < 4,5 | 4,5 – 5,0 kg | 2 kali per tahun | Piringan luar (sebaran merata) |
- Catatan: Jika pH tanah di bawah 4,0, disarankan melakukan tes laboratorium tanah secara berkala sebelum menaikkan dosis melebihi 5 kg per pokok.
2. Panduan Dosis Dolomit untuk Kelapa Sawit TBM

Pemberian pupuk dolomit untuk Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) berada pada kisaran 1,5 hingga 3,75 kg per pohon per tahun. Jumlah pasti disesuaikan kembali dengan umur tanaman serta kondisi keasaman lahan kebun Anda.
- TBM Tahap Awal: Berikan 1 hingga 2 kg per pohon per tahun (atau sekitar 1 kg saat tanaman memasuki usia 7 bulan).
- TBM Menjelang Panen Pertama: Berikan 2,5 hingga 3,75 kg per pohon per tahun.
- Rekomendasi Standar: Secara umum, panduan Saraswanti Group menyarankan dosis acuan untuk fase TBM pada kisaran 1,5 hingga 2 kg per pohon.
Cara Aplikasi Pupuk Dolomit yang Efektif
- Teknik Penaburan: Sebar pupuk dolomit secara melingkar di area piringan tanaman secara merata.
- Jarak Aman Penaburan: Taburkan pada jarak 1,5 hingga 2 meter dari pangkal batang ke arah piringan luar. Langkah ini mencegah reaksi kimia berlebih jika berdampingan dengan pupuk Urea atau NPK.
- Manfaat Utama: Dolomit ampuh menaikkan pH tanah masam, menyuplai nutrisi Kalsium (Ca) dan Magnesium (Mg), serta menggemburkan struktur tanah kebun.
Ciri Sawit Kurang Dolomit yang Bisa Bikin Gagal Panen
Tanda-tanda tanaman kelapa sawit yang kekurangan pupuk dolomit akibat keasaman tanah yang tinggi serta minimnya asupan magnesium dan kalsium, bisa dikenali lewat beberapa perubahan fisik pada daun dan penurunan produktivitas berikut:
- Daun Menguning (Klorosis): Gejala khas yang paling mudah terlihat muncul pada pelepah daun tua. Bagian tepi helai daun berubah warna menjadi kuning terang atau pucat, sedangkan area tengah dan tulang daunnya masih tampak hijau segar.
- Tepi Daun Kering dan Seperti Terbakar: Apabila kondisi ini dibiarkan tanpa penanganan, area daun yang sebelumnya menguning akan mengering, berubah warna menjadi coklat, dan berbercak layaknya terpanggang terik matahari.
- Jaringan Daun Mati (Nekrosis): Rusaknya proses fotosintesis memicu timbulnya bintik-bintik mati atau area jaringan yang rusak pada pelepah bagian bawah.
- Struktur Daun Rapuh: Defisiensi unsur kalsium membuat jaringan pelindung tanaman melemah. Akibatnya, pelepah dan helai daun menjadi tidak kokoh serta mudah patah saat tersenggol atau dipegang.
- Hasil Panen Merosot: Keasaman tanah yang tinggi menghambat akar dalam menyerap nutrisi. Dampaknya, pertumbuhan tanaman terganggu dan produksi Tandan Buah Segar (TBS) mengalami penurunan drastis.
Baca juga: Efek Menonjol Dolomit di Musim Kemarau pada Lahan
FAQ Seputar Dosis Pupuk Dolomit untuk Sawit Umur 10 Tahun
- Pupuk apa yang bagus untuk sawit umur 10 tahun? Pupuk yang bagus untuk kelapa sawit umur 10 tahun (Tanaman Menghasilkan/TM) adalah pupuk NPK majemuk dengan formula tinggi kalium seperti NPK 13-8-27-4+B atau NPK 12-12+17+2MgO+TE yang dilengkapi unsur hara mikro.
- Berapa kali pemberian pupuk dolomit pada sawit? Pupuk dolomit pada tanaman kelapa sawit umumnya diberikan sebanyak 2 kali dalam setahun atau setiap 6 bulan sekali.
- 1 hektar butuh dolomit berapa? Kebutuhan kapur dolomit untuk lahan seluas 1 hektar secara umum adalah 1 hingga 2 ton (1.000 – 2.000 kg), tergantung pada tingkat keasaman (pH) tanah.
- Bagaimana cara menggunakan dolomit untuk memupuk tanaman sawit? Cara pemupukan dolomit pada kelapa sawit yang benar adalah dengan menebarkannya secara merata di area piringan sekeliling tanaman dengan jarak minimal 1 hingga 1,5 meter dari pangkal batang.
Maksimalkan Hasil Panen Sawit Anda bersama Dolomit Kencana Mas
Mencapai hasil panen Tandan Buah Segar yang melimpah dan berbobot tidak cukup hanya dengan mengandalkan pupuk kimia mahal. Kondisi tanah yang sehat dan kaya magnesium adalah pondasi utama keberhasilan perkebunan kelapa sawit Anda.
Dolomit Kencana Mas hadir sebagai solusi pupuk magnesium dan kalsium berkualitas tinggi dengan kadar kelarutan optimal yang siap menetralkan tanah masam dan meningkatkan efisiensi pemupukan kebun Anda.
Jangan biarkan investasi pemupukan Anda terbuang sia-sia akibat kondisi tanah yang terlalu masam. Hubungi tim ahli kami sekarang juga untuk mendapatkan layanan konsultasi analisis lahan gratis, penyesuaian dosis yang tepat, serta penawaran harga spesial untuk pemesanan partai besar.
Klik tombol di bawah ini atau hubungi Layanan Pelanggan Dolomit Kencana Mas hari ini untuk memesan pasokan pupuk dolomit terbaik bagi kebun sawit Anda!



